Potensi Nano-CC Patch (Nanoparticle Chitosan- Carboxymethyllated Chitin (CMC) Patch) sebagai Inovasi Baru dalam Penatalaksanaan Osteoarthritis (OA) pada Lansia

Steffi Mediana (G0010180), Hanif Mustikasari (G0009099). 2012

Lanjut usia (lansia) adalah suatu keadaan dimana individu sudah kehilangan kemampuan untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Akibat dari regenerasi yang melambat pada lansia, timbullah berbagai macam penyakit degeneratif, seperti osteoarthritis (OA). Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan kartilago sendi. Sampai saat ini, belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan OA. Studi terakhir menemukan bahwa pemberian suplemen chondroprotective agent (seperti glukosamin, kondroitin sulfat, asam hyaluronat, dan vitamin C) dapat mencegah progresivitas kerusakan sendi pada OA. Chondroprotective agent telah teruji klinis menunjukkan gejala yang efektif pada pasien dengan nyeri lutut yang disebabkan oleh OA. Namun, pemberian per oral sering menimbulkan efek samping. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pengembangan kombinasi chitosan dan carboxymethyllated chitin (CMC) yang merupakan sumber alami chondroprotective agent dengan formulasi patch berbasis nanoteknologi ini menghasilkan nano-CC patch (nanoparticle chitosancarboxymethyllated chitin (CMC) patch).

Chitosan merupakan mukopolisakarida yang diketahui mengandung N-acetyl-D-glucosamine (NAG) yang merupakan komponen penting penyusun sintesis matriks ekstraseluler pada jaringan ikat, dan juga merangsang sintesis glikosaminoglikan dan menghambat degradasinya melalui penekanan koligenase. Chitosan juga memiliki efek antioksidan yang menghambat terjadinya stres oksidatif melalui penghambatan reactive oxygen species (ROS) (seperti superoxide anion, hydrogen peroxide, dan hydroxyl radical) dan protein oksidatif di dalam cairan sinovial penderita OA. Chitosan diketahui dapat menghambat peningkatan beberapa marker proinflamasi seperti infiltrasi neutrofil di dalam organ.

CMC adalah cairan viskoelastis yang dapat melengkapi dan mengembalikan viskoelastisitas dari cairan sendi. Adanya CMC dapat meningkatkan pelumasan dari sendi dan mengurangi tekanan abnormal pada tulang rawan. Nano-CC patch dapat digunakan sebagai inovasi baru dalam tatalaksana OA yang efektif, efisien, murah, sederhana, dan minimal efek samping. Pengembangan nano-CC patch ini mengoptimalkan kombinasi efek nanopartikel chitosan dan CMC secara transdermal sebagai tatalaksana OA, sehingga dapat mengurangi angka kesakitan penderita OA, khususnya pada lansia.

OA, chitosan, CMC, nano-CC patch, lansia

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*